Sunday, April 24, 2011

Menemukan Kembali (Warung Bebek)

6 comments

Setelah kurang lebih 1,5 tahun di Tanjung Balai Karimun, dan setelah sekian lama mencari, akhirnya menemukan juga warung bebek. Mengingatkan akan hobi makan bebek ketika masih kuliah dahulu di Surabaya. Kalau di Surabaya mau mencari warung bebek tinggal jalan, tapi kalau di Tanjung Balai ini menemukan warung menjual menu bebek adalah hal yang tidak gampang.



Letaknya berada dijalan Ahmad Yani, Tanjung Balai Karimun. Kalau dari Indo A Yani, jalan 40 meteran, sebelum lampu pertigaan. Namanya Warung Ayam Penyet Ria, walaupun menu utamanya adalah ayam penyet, namun disini dijual juga menu bebek. Wow mantabs, mengobati kerinduan makan bebek. Cara memasaknya agak berbeda, bebek yang disini sistemnya di presto. Yang jelas ada plus minusnya dibanding sama langganan saya disurabaya.

Comments
6 comments
Do you have any suggestions? Add your comment. Please don't spam!
Subscribe to post feed
fizer0 said...

saya sih gak terlalu suka bebek, tapi klo diajak makan ikuuttt...

ndop said...

luar jawa ya.. wah mesti suweneng ki nek enek wong jowone... iso ngobrol dowo..

salamsayang.com said...

Lam kenal
ijin Singgah ya OM

Lagi Blogwalking ni

tas etnik said...

perbedaannya dengan di surabaya mungkin karena selera masyarakat setempat yang berbeda dengan selera masyarakat surabaya, gan. yang terpenting kerinduan agan untuk menikmati bebek 'kan terobati, gan. hehehehehee.....

Dina ™ said...

menu bebek dimana-dimana ada yg jual put, tapi beda 'rasa'nya dengan yg di sby gan, moga-moga paham hehe pasti beda deh, contohnya bbek yogi yg dijakarta udah terkenal itu, masih kalah enak (menurutku) dengan bebek asli sby (walopun kata pedagangnya bebek yogi, bebek2nya dr sby lho) hehehe sik enak bebek cak man :D

Ciput Mardianto said...
fizero: bebek surabaya rasanya maknyos perlu coba, dijamin bisa berubah pikiran tentang bebek.
ndop: iyo betul, iso omong duowo
salam sayang : monggo
tas etnik : lumayan terobati
Dina : iyo memang rasa tidak bisa menipu

Silahkan memberi komentar :

SubscribeSubscribe via RSS

SubscribeArsip blog

SubscribeGoogle Connect

SubscribePopuler

SubscribeYang tak terlupakan

SubscribeHot Links