Setelah kurang lebih 1,5 tahun di Tanjung Balai Karimun, dan setelah sekian lama mencari, akhirnya menemukan juga warung bebek. Mengingatkan akan hobi makan bebek ketika masih kuliah dahulu di Surabaya. Kalau di Surabaya mau mencari warung bebek tinggal jalan, tapi kalau di Tanjung Balai ini menemukan warung menjual menu bebek adalah hal yang tidak gampang.
Letaknya berada dijalan Ahmad Yani, Tanjung Balai Karimun. Kalau dari Indo A Yani, jalan 40 meteran, sebelum lampu pertigaan. Namanya Warung Ayam Penyet Ria, walaupun menu utamanya adalah ayam penyet, namun disini dijual juga menu bebek. Wow mantabs, mengobati kerinduan makan bebek. Cara memasaknya agak berbeda, bebek yang disini sistemnya di presto. Yang jelas ada plus minusnya dibanding sama langganan saya disurabaya.
|
Sunday, April 24, 2011
Menemukan Kembali (Warung Bebek)
6
comments
|
Saya Ciput Mardianto, Seorang Construction Worker yang juga hobi nge-blog, Surabaya Indonesia.
SubscribeSubscribe via RSSSubscribeArsip blogSubscribeGoogle ConnectSubscribePopuler
SubscribeYang tak terlupakanSubscribeHot Links |
Saya 

Subscribe to post feed
saya sih gak terlalu suka bebek, tapi klo diajak makan ikuuttt...
luar jawa ya.. wah mesti suweneng ki nek enek wong jowone... iso ngobrol dowo..
Lam kenal
ijin Singgah ya OM
Lagi Blogwalking ni
perbedaannya dengan di surabaya mungkin karena selera masyarakat setempat yang berbeda dengan selera masyarakat surabaya, gan. yang terpenting kerinduan agan untuk menikmati bebek 'kan terobati, gan. hehehehehee.....
menu bebek dimana-dimana ada yg jual put, tapi beda 'rasa'nya dengan yg di sby gan, moga-moga paham hehe pasti beda deh, contohnya bbek yogi yg dijakarta udah terkenal itu, masih kalah enak (menurutku) dengan bebek asli sby (walopun kata pedagangnya bebek yogi, bebek2nya dr sby lho) hehehe sik enak bebek cak man :D
ndop: iyo betul, iso omong duowo
salam sayang : monggo
tas etnik : lumayan terobati
Dina : iyo memang rasa tidak bisa menipu