Monday, September 13, 2010

Sepincuk Rujak

3 comments

Rujak, ya makanan yang biasanya terdiri dari sayur mentimun, buah - buahan dengan campuran petis, kacang dan sedikit "gedhang kluthug" adalah hidangan yang kerap kali membuat lidah mengeluarkan air liur tiap kali melihatnya. Ditambah dengan pedasnya cabai yang tiap orang memiliki masing-masing selera.

Menikmati Sepincuk Rujak

Satu bungkus rujak bisa juga dengan 10 biji cabai, wow betapa pedasnya, saya sering menemui cabai-holics. Saya tidak bisa membayangkan betapa pedasnya dan tersiksanya lambung, usus halus, usus besar serta bagi yang mengidap ambeian. Btw itu semua tergantung selera masing-masing sih.

Empunya sudah begitu lama tidak mencicipi rujak, dan akhirnya saat liburan ini saya kembali menikmati rujak buatan daerah Pare Kediri ini. Bertepatan juga dengan liburan Hari Raya Idul Fitri ini sehingga bisa berkumpul dengan keluarga, sambil menikmati rujak tentunya. Btw Puasa dan Hari Raya telah kita lalui semoga semangatnya masih tetap terbawa sampai ketemu bulan puasa yang akan datang lagi. Selalu menjadi lebih baik untuk esok hari sehingga kita bukan termasuk orang yang merugi.

Comments
3 comments
Do you have any suggestions? Add your comment. Please don't spam!
Subscribe to post feed
alamendah said...

(Maaf) izin mengamankan PERTAMAX dulu. Boleh, kan?!
Wah, lama gak ngerujak. Maklum kemarin2 bulan puasa.

Alamendah's Blog mengucapkan selamat idul fitri 1 Syawal 1431 H.

Mohon maaf lahir batin

aRai said...

ampe sekarangpun selama di surabaya gak pernah seneng ma yg namanya rujak, rasanya aneh kalo menurut lidahku

ditempatku rujak tuh dari buah2an bukan dari sayuran :p

Ciput Mardianto said...
@arai: bisa beda-beda hemat saya

Silahkan memberi komentar :

SubscribeSubscribe via RSS

SubscribeArsip blog

SubscribeGoogle Connect

SubscribePopuler

SubscribeYang tak terlupakan

SubscribeHot Links