Waktu itu memang sudah berlalu
Dan semakin berlalu
Dengan bertambahnya jarum jam yang terus berjalan
Kukira hari itu aku mampu menghapuskan rasa rinduku
Namun dengan diammu engkau peringatkan aku
Aku telah lalai bahwa masih ada dinding pembatas
Sebuah dinding pembatas yang harus kita jaga
Kediamanmu mengajarkan kepadaku
Biarlah rasa ini tumbuh subur didalam hatiku
Biarlah rasa ini hanya aku dan Robb ku yang tau
Terbanglah tinggi sang merpati putih, aku tak perlu khawatir
Karena telah ku titipkan engkau kepada Sebaik - baiknya penjaga
|
Sunday, May 23, 2010
Kutitipkan dirimu kepada sebaik-baiknya penjagaTag
Puisi
1
comments
|
Saya Ciput Mardianto, Seorang Construction Worker yang juga hobi nge-blog, Surabaya Indonesia.
SubscribeSubscribe via RSSSubscribeArsip blogSubscribeGoogle ConnectSubscribePopuler
SubscribeYang tak terlupakanSubscribeHot Links |
Saya 

Subscribe to post feed
Ya, Allah lah sebaik-baiknya penjaga :)