Wednesday, March 24, 2010

Solusi itu simpel

11 comments

Terkadang menyelesaikan permasalahan itu tidak perlu menggunakan pemikiran yang rumit. Pikiran simpel dan sederhana malah dapat menyelesaiakan masalah secara efektif dan menjadi solusi yang paling jitu.

Pada saat NASA mulai mengirimkan astronot ke luar angkasa, mereka menemukan bahwa pulpen mereka tidak bisa berfungsi di gravitasi nol, karena tinta pulpen tersebut tidak dapat mengalir ke mata pena. Untuk memecahkan masalah tersebut, mereka menghabiskan waktu satu dekade dan 12 juta dolar. Mereka mengembangkan sebuah pulpen yang dapat berfungsi pada keadaan-keadaan seperti gravitasi nol, terbalik, dalam air, dalam berbagai permukaan termasuk kristal dan dalam derajat temperatur mulai dari di bawah titik beku sampai lebih dari 300 derajat Celcius.

Dan apakah yang dilakukan para orang Rusia ?

Ini jawabannya [Fikirkan dulu sebelum melihat jawabannya] :

Pensil

Comments
11 comments
Do you have any suggestions? Add your comment. Please don't spam!
Subscribe to post feed
cenya95 said...

:D :D :D
simple sekali...
terkadang solusi itu ada di dekat kita dan masalahnya kepekaan kita terhadap lingkungan sekitar sangat menentukan dalam menemukan solusi.
salam superhangat

alamendah said...

(maaf) izin mengamankan KEDUA dulu. Boleh kan?!
ternyata dengan cara simple dapat terpecahkan....
seringkali emang kita sendiri yang sukanya memperumit situasi

Indra Mahardika said...

Hahaha, jawabannya sepele amat, cuma pensil.

coretan sayang said...

salam kenal tukeran liks yuk

cantigi said...

sederhana dan rumit sebenernya sahabat sejati, saling dukung. kalo ga rumit ga mungkin punya blog dong, dan pasti ngetiknya pake komputer (yg dibikin dg rumit), bukan mesin tik, hehehee...
jadi bukan berarti rumit itu ga ada gunanya bukan? tapi sebaliknya sederhana juga gitu lah. yg penting seimbang aja, proporsional.. ^^

Ndoro Seten said...

betul, sayapun pernah mendengar kisah itu....
orang memang cenderung melihat ssuatu masalah dengan kerumitannyanya, bukan dengan peluang untuk menarik hikmahnya, ya to?

nuwun atas kunjungannya....

gajah_pesing said...

hahahaha... simple banget bro... aku tadi juga belum memikirkan menggunakan pensil karena terfokus pada tinta pena, hahaha...

ravimalekinth said...

cerita ini sudah sering dengar dan menginspiras. Tapi saya ingin tahu apa memang benar2 begitu pada kenyataannya yah? :)) :))

shaleh said...

Sebenarnya masalah bisa diselesaikan secara sederhana klo kita mau, hanya saja terkadang kita membuatnya jadi rumit ...

hmcahyo said...

yupp kerena :))

Anas said...

Keren, seb elum kita mengenal pulpen kita pakai pensil...

Silahkan memberi komentar :

SubscribeSubscribe via RSS

SubscribeArsip blog

SubscribeGoogle Connect

SubscribePopuler

SubscribeYang tak terlupakan

SubscribeHot Links